Berita

Diskusi virtual Infobank pada 4 Februari 2021/RMOL

Bisnis

OJK: Sistem Deteksi Fraud Berada Di Garis Pertama Pertahanan

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 17:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Fraud Detection System (FDS) semakin dibutuhkan seiring meningkatnya isu penipuan di tengah digitalisasi sistem keuangan dan perbankan.

Deputi Komisioner OJK Institute & Keuangan Digital, Imansyah menjelaskan, FDS berada di garis pertama pertahanan, di mana penyedia layanan dapat diambil dari pihak luar, dalam hal ini industri teknologi dan informasi.

Sementara itu, ia menuturkan, peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas hanya memverifikasi sistem yang digunakan.


"Yang verifikasi apakah orang itu datanya ada di Dukcapil, itu industri. Kami yang memverifikasi provider-nya, apakah sistem sudah baik. Jadi fraud detection itu bukan ranah OJK," jelasnya dalam diskusi virtual Infobank pada Kamis (4/2).

Salah satu yang industri yang memiliki layanan FDS adalah GBG APAC. Managing Director GBG APAC, Dev Dhiman mengatakan, FDS sendiri mampu meningkatkan efisiensi proses pembukaan rekening digital hingga 85 persen.

"GBG Intelligence Center terkoneksi dengan data identitas lokal, seperti Dukcapil, SLIK, dan DPJ," ujarnya.

GBG sendiri memiliki proteksi berlapis untuk memastikan keamanan identitas nasabah. Teknologi yang digunakan pun mulai dari Machine Learning hingga Artificial Intellegence.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya