Berita

Rihanna/Net

Dunia

Rihanna Dan Greta Thunberg Beri Dukungan Untuk Protes Petani India

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 16:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penyanyi Rihanna dan aktivis lingkungan Greta Thunberg menyatakan dukungan mereka untuk perjuangan para petani di India yang tengah melawan UU pertanian baru.

Melalui akun Twitter-nya yang memiliki 100 juta pengikut, Rihanna menyoroti tindakan otoritas yang menangguhkan layanan internet saat New Delhi dilanda protes besar-besaran oleh petani.

"Mengapa kita tidak membicarakan ini?!" tulis Rihanna sembari menyertakan tagar #FarmersProtest.


Hingga Rabu (3/2), cuitan Rihanna sudah disukai oleh lebih dari 391 ribu orang dan dibagikan hampir 200 ribu kali.

Selain Rihanna, Thunberg juga menyampaikan dukungannya untuk barisan petani India melalui berbagai akun media sosialnya.

"Kami berdiri dalam solidaritas dengan #FarmersProtest in India," ujar Thunberg.

Dimuat Bloomberg, pemerintah India telah membatasi akses internet hingga 8.927 jam pada 2020, lebih daripada negara lain.

Sementara itu, setidaknya 122 orang sejauh ini telah ditangkap di New Delhi menjelang demonstrasi terbaru dan setelah bentrokan dengan kekerasan pada 26 Januari.

Sekitar 250 akun Twitter, termasuk milik majalah berita The Caravan dan jurnalis serta aktivis lainnya diblokir selama beberapa jam pada Senin (1/2) atas klaim mereka menyebarkan rumor tentang protes.

"Pemerintah sangat ingin menghentikan protes petani dengan cara apa pun," kata pemimpin protes, Darshan Pal Singh.

"Mereka melanggar hak asasi manusia, melecehkan petani dan menciptakan ketakutan bagi pengunjuk rasa," lanjutnya.

Unjuk rasa yang dilakukan oleh petani India dilakukan untuk menuntut pencabutan UU pertanian baru. UU tersebut membuat pihak swasta mengambil alih kendali atas sektor pertanian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya