Berita

Polisi berjaga ketika Malaysia menerapkan MCO/Net

Dunia

Malaysia Perpanjang MCO Di Seluruh Negeri, Kecuali Serawak

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 17:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Malaysia memperpanjang perintah kontrol gerakan (MCO) untuk semua negara bagian dan wilayah federal, kecuali Sarawak.

Perpanjangan berlaku dari 5 Februari hingga 18 Februari. Di mana sebelumnya MCO diterapkan dari 22 Januari hingga 4 Februari untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Menteri Pertahanan Ismail Sabi Yaakob menyebut, perpanjangan MCO dilakukan karena kasus harian Covid-19 di semua negara masih mengalami tren peningkatan.


"Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa kasus harian di semua negara bagian ini masih menunjukkan tren yang meningkat, dengan tingkat kepositifan dalam kelompok antara 20 hingga 40 persen," ujar Ismail pada konferensi pers Selasa (2/2), seperti dikutip CNA.

"Selain itu, penyebaran sporadis di masyarakat juga tinggi, baik yang melibatkan warga maupun non warga," tambahnya.

Khusus untuk Serawak, Ismail melanjutkan, pemerintah melanjutkan perintah kontrok gerakan bersyarat (CMCO).

"Perjalanan antarnegara masih tidak diizinkan," tambahnya.

Malaysia memberlakukan MCO untuk pertama kalinya pada Maret 2020, di mana hampir semua kegiatan ekonomi terhenti, kecuali layanan penting seperti supermarket dan apotek.

Penguncian ketat tersebut berhasil mengurangi kasus Covid-19 di Malaysia menjadi satu digit pada paruh pertama 2020. Keberhasilan itu membuat MCO diganti dengan CMCO dan perintah kontrol gerakan pemulihan (RMCO).

Sementara untuk kali ini, MCO tidak diberlakukan secara ketat karena ada lebih banyak sektor ekonomi yang bergerak.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya