Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Ist

Nusantara

Wagub DKI Beberkan Penyebab PPKM Belum Efektif Tekan Penyebaran Covid-19

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria secara gamblang mengakui jika kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali belum efektif.

"Evaluasinya memang belum membuahkan hasil yang baik, seperti harapan kita bersama," ungkap Riza di Kantor PMI DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (2/2).

Menurut pria yang akrab disapa Ariza itu, ada banyak faktor yang membuat PPKM belum berjalan efektif. Di antaranya akibat libur panjang akhir tahun dan masyarakat yang kemungkinan mulai jenuh.


"Angka penyebaran ini juga tinggi disebabkan oleh tingginya testing yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta," sambung Ariza, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Menurut mantan anggota DPR RI ini, PPKM sesungguhnya punya tujuan yag baik, karena menyeragamkan kebijakan yang ada di pemerintah daerah.

"Ini sangat baik juga substansi materi dari PPKM itu disamakan tidak hanya di Jakarta dan Bodetabek tapi Jawa Bali," jelas Ariza.

Ia pun berharap, kebijakan PPKM ini juga dibarengi dengan peningkatan jumlah fasilitas kesehatan (Faskes), bukan hanya di sekitar Jabodetabek tapi juga Jawa Bali.

"Dengan adanya peningkatan faskes ini membantu percepatan, pencegahan, dan penanganan," tandas Ariza Patria.

Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menyatakan kekecewaannya terkait pelaksanaan PPKM yang dinilai tidak efektif karena tingkat mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan jumlah kasus Covid-19 yang tak kunjung menurun.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya