Berita

Dinas Bina Marga kembali uji coba fly over tapal kuda Lenteng Agung/Repro

Nusantara

Uji Coba Jalan Layang Tapal Kuda Dilanjutkan, Cek Efektivitas Urai Kemacetan

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 10:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga kembali akan melakukan uji coba jalan layang (fly over) tapal kuda yang berada di Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho menjelaskan, uji coba akan fokus kepada efektivitas jalan layang dalam mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Untuk uji coba akan dilanjutkan Senin dan Selasa yang merupakan hari kerja dengan jam sibuk masing-masing, sehingga akan tergambar tingkat efektivitas dan kemanfaatan dari pembangunan kedua jalan layang di atas, dalam mengatasi kemacetan sebelumnya," jelas Hari kepada wartawan, Senin (1/2).


Menurutnya, kehadiran jalan layang tapal kuda ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Pasalnya kehadiran jalan layang ini mampu menyingkat perjalanan warga.

"Flyover U Turn (berputar) dapat memangkas baik dari segi jarak maupun waktu tempuh," tambah Hari, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Meski demikian, sebagian warga yang sudah menguji coba dan melintasi jalan layang itu mengingatkan soal keamanan lalu lintas antarkendaraan. Sebab menurut sejumlah warga, beberapa kendaraan melaju cepat di akses jalan tersebut.

Karena itu warga menyarankan pemasangan lampu lalu lintas atau menyiagakan petugas di area tersebut.

Sejak Minggu kemarin (31/1), Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan uji coba untuk umum di jalan layang tapal kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat.

Uji coba fly over tapal kuda ini rencananya berlangsung selama tiga hari. Mulai Minggu kemarin (31/1) pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Dilanjutkan pada Senin (1/2) mulai pukul 06.00 sampai dengan 21.00 WIB. Lalu, Selasa (2/2) dengan durasi waktu yang sama.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya