Berita

(Kiri) COO Roatex, Andras Szabo; (tengah) Duta Besar Hongaria untuk Indonesia, Judit Nemeth-Pach; dan (kedua dari kanan) Chief Representative Roatex, Musfihin Dahlan/RMOL

Nusantara

Roatex Jamin Keamanan Data Pengguna Untuk Sistem Transaksi Tol Nirsentuh MLFF

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 16:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan teknologi Hongaria, Roatex Ltd. Ztr menjamin keamanan data pengguna untuk sistem transaksi tol nirsentuh berbasis Multilane Free Flow (MLFF) yang akan diterapkan di Indonesia.

Sistem yang akan diimplementasikan pada 2022 itu mengharuskan setiap pengguna jalan tol untuk melakukan registrasi diri dan kendaraannya. Sehingga teknologi berbasis GNSS (Global Navigation Satellite System) dapat mengidentifikasi ketika kendaraan berada di jalan tol.

Teknologi mutakhir itu membuat pengguna jalan tol tidak perlu lagi berhenti atau mengurangi kecepatan di gerbang tol untuk melakukan tapping kartu e-money. Itu karena sistem akan langsung mengurangi dana di e-wallet yang telah teregistrasi secara otomatis.


Meskipun begitu, Chief Operating Officer (COO) Roatex, Andras Szabo menjamin bahwa data pengguna akan tetap aman. Lantaran sistem yang digunakan terkunci dan membutuhkan persyaratan legal untuk membukanya.

"Yang paling penting, dibutuhkan persyaratan hukum untuk mengakses data. Sistem yang akan digunakan akan terkunci," ujar Andras dalam diskusi terbatas di Jakarta pada Sabtu (30/1).

Andras menjelaskan, keamanan data merupakan hal yang sangat menjadi perhatian. Di Eropa sendiri, regulasi keamanan data sangat ketat. Kendati begitu, sistem dan teknologi yang digunakan dibuat sejalan dengan aturan yang diberlakukan oleh Indoensia. 

"Terkait pengamanan data, Indonesia pasti punya regulasi untuk memproteksinya," ucap Andras.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Representative Roatex, Musfihin Dahlan menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sementara itu, Duta Besar Hongaria untuk Indonesia, Judit Nemeth-Pach menuturkan, kedua negara memberikan perhatian yang sangat besar pada proteksi data. Walau kedua negara memiliki perbedaan regulasi terkait pengamanan data, namun Indonesia dan Hongaria sudah menjajaki kerja sama terkait keamanan siber.

"Jika berbicara tentang keamanan data, saat ini ada MoU antara Indonesia dan Hongaria untuk berbagi pengetahuan mengenai keamanan siber," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya