Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Bisnis

Pasca Brexit, Inggris Ajukan Permohonan Gabung CPTPP Pekan Depan

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 09:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris berencana untuk mendaftarkan diri bergabung bersama pakta perdagangan bebas trans-Pasifik pada pekan depan.

Menteri Perdagangan Lizz Truss pada Sabtu (30/1) mengatakan, akan berbicara dengan mitranya di Jepang dan Selandia Baru pada Senin (1/2) untuk membuat permohonan resmi untuk bergabung Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

CPTPP merupakan versi terbaru dari Trans-Pacific Partnership (TPP). Terdapat 11 anggota dalam CPTPP, yaitu Australia, Brunei, Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.


Sejak meninggalkan Uni Eropa, Inggris telah mengutarakan keinginannya untuk bergabung dengan CPTPP.

"Satu tahun setelah kepergian kami dari UE, kami menjalin kemitraan baru yang akan membawa manfaat ekonomi yang sangat besar bagi rakyat Inggris," kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam sebuah pernyataan.

Reuters melaporkan, Inggris tidak akan menerbitkan penilaian tentang manfaat ekonomi dari keanggotaan CPTPP sebelum permohonan untuk bergabung. Itu bertentangan dengan janji sebelumnya.

Pemerintah mengatakan, dengan bergabungnya Inggris ke CPTPP maka akan menghapus tarif makanan, minuman dan mobil sambil membantu meningkatkan sektor teknologi dan jasa.

"Mendaftar untuk menjadi negara baru pertama yang bergabung dengan CPTPP menunjukkan ambisi kami untuk melakukan bisnis dengan cara terbaik dengan teman dan mitra kami di seluruh dunia, dan menjadi juara yang antusias dari perdagangan bebas global," tutur Johnson.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya