Berita

Rokok elektrik/Net

Bisnis

APVI Dukung Inovasi Untuk Tingkatkan Keamanan Rokok Elektrik

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) sepakat bahwa peningkatan penjualan rokok elektrik di Indonesia harus diikuti dengan inovasi dalam aspek keamanan produk.

Ketua Umum APVI, Aryo Andrianto mengatakan, aspek keamanan dinilai penting untuk menjamin kenyamanan pengguna sehingga perkembangan industri rokok elektrik semakin cepat.

"Sebagai asosiasi, kami berharap setiap produsen dapat berpartisipasi dalam hal ini. Karena asuransi keamanaan ini sangat dibutuhkan oleh konsumen," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (30/1).


Aryo menjelaskan, sebagai bagian dari asosiasi produsen rokok elektrik, ada peraturan yang harus diterapkan agar produk yang dijual aman untuk digunakan sekaligus mencegah malfungsi saat penggunaan produk.

Aturan ini, lanjutnya, akan mendorong industri untuk membuat inovasi terkait dengan keamanaan dan kenyamanaan penggunaan produk.

APVI sendiri sudah mendorong anggota untuk berkolaborasi dalam memastikan adanya standar keamanaan untuk semua produk anggotanya.

Selain itu, kata Aryo, apabila industri berhasil untuk meningkatkan inovasi dalam biadang keamanan produk, hal ini juga akan memberikan keuntungan bagi industri karena akan meningkatkan pasar rokok elektrik di Indonesia.

Aryo menambahkan bahwa pemerintah mendukung adanya inovasi keamanaan rokok elektrik dan untuk memastikan hal tersebut pemerintah sedang merencanakan dibuatnya Standar Nasional Indonesia (SNI) di tahun 2021.

Dengan adanya standarisasi, sambung Aryo, kepercayaan masyarakat akan meningkat dan produk yang beredar di pasaran juga akan memiliki standar yang jauh lebih baik.

"Sebagai industri, saya percaya kita harus selalu memastikan kualitas produk yang beredar di pasaran. Insyaallah SNI ini dapat diselesaikan tahun ini dengan dukungan dari Kementerian Perindustrian,” tutupnya. 

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya