Berita

Bendera Malaysia/Net

Dunia

Akibat Pembatasan Sosial Saat Ini, Malaysia Kehilangan Rp 2,4 Miliar Setiap Harinya

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 16:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerugian yang dialami Malaysia selama pembatasan sosial untuk menghentikan penyebaran virus corona kali ini jauh lebih sedikit dibandingkan ketika Perintah Kontrol Gerakan (MCO) ketat diterapkan tahun lalu.

Menteri Keuangan Zafrul Aziz mengatakan, pembatasan sosial kali ini membuat Malaysia kehilangan 700 juta ringgit atau setara dengan Rp 2,4 miliar (Rp 3.400/ringgit) setiap harinya. Tetapi tahun lalu, 2,4 juta miliar ringgit atau Rp 8,3 triliun menghilang sehari karena MCO.

"Hari ini, kami telah belajar dari pelajaran di masa lalu. Jadi kami membatasi lebih banyak sektor yang ditargetkan tetapi yang lebih penting, kegiatan sosial dan beberapa gerakan antarnegara," ujar Zafrul dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada Jumat (29/1), seperti dikutip CNBC.


Zafrul menuturkan, Malaysia mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi antara 6,5 persen hingga 7,5 persen untuk tahun ini. Meski perkiraan defisit anggaran akan mencapai 5,4 persen dari PDB.

Pekan lalu, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan paket stimulus tambahan untuk mendukung para pelaku bisnis senilai 15 miliar ringgit.

“Kami akan memantau ini. Jika perlu suntikan fiskal lebih lanjut untuk membantu, menghidupkan kembali perekonomian dalam jangka pendek, itu adalah hal yang harus dilakukan pemerintah dan itu jelas akan berdampak (pada) defisit," terangnya.

Saat ini Malaysia berada dalam keadaan darurat yang akan berlangsung hingga 1 Agustus. Pembatasan sosial juga diperpanjang hingga 4 Februari.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya