Berita

Kondisi Jalan lintas Provinsi di Karawang yang tergenang air setiap diguyur hujan/RMOLJabar

Nusantara

Sudah 2 Kali Ganti Gubernur Dan Bupati, Nasib Jalan Lintas Provinsi Rengasdengklok-Tanjungpura Tak Kunjung Berubah

RABU, 27 JANUARI 2021 | 12:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jalan lintas Provinsi Jawa Barat yang ada di wilayah Kabupaten Karawang, banyak yang mengalami kerusakan parah.
 
Di antaranya jalan penghubung Kecamatan Rengasdengklok-Tanjungpura yang di saat hujan deras kondisinya dipastikan tergenang air.

Pengendara motor dan mobil dari dua arah yang melintas harus memperlambat laju kendaraannya jika tidak ingin basah terkena cipratan air yang menggenang.


Salah satu tokoh masyarakat Rengasdengklok, Maman Suherman (50) menceritakan, jalan tersebut tergenang air di kala hujan turun, lantaran drainase atau saluran air tidak lancar alias tersumbat.

"Akibat drainase tidak mampu menampung air, hingga meluber ke jalan raya. Serta dapat lihat sendiri, selokannya tidak berfungsi," bebernya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (27/1).

Menurutnya, meski sudah dua kali ganti Gubenur dan Bupati Karawang, jalan tak kunjung diperbaiki. Padahal kondisi jalan raya yang selalu kali tergenang tersebut sudah lama terjadi.

Hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah setempat terkait penyelesaian masalah tersebut.

Senada, Iskandar Zulkarnain (30) selaku tokoh pemuda Rengasdengklok mengaku sudah lama mengetahui kondisi jalan tersebut yang sering tergenang air.

Kaitan genangan air hujan di jalan raya tepatnya di depan kantor Koramil lama tersebut, diakuinya sudah lama terjadi, namun belum juga disikapi oleh pihak-pihak terkait. Baik Gubernur Jawa Barat yang sekarang maupun Gubenur yang sebelumnya.

"Saya juga berharap kepada Bupati Celllica Nurachadiana yang dua kali terpilih untuk dapat mengusulkan atas perbaikan jalan tersebut," harapnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya