Berita

IMF memperkirakan bahwa penyebaran vaksin Covid-19 tahun ini akan mendorong pemulihan ekonomi yang lebih kuat/Net

Dunia

IMF: Vaksin Covid-19 Akan Menggerakkan 5,5 Persen Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2021

SELASA, 26 JANUARI 2021 | 21:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyebaran vaksin Covid-19 yang semakin gencar dilakukan di banyak negara di dunia tahun 2021 akan berdampak besar bukan hanya pada sektor kesehatan tapi juga ekonomi.

Merujuk pada perkiraan Dana Moneter Internasional (IMF), penyebaran vaksin Covid-19 tahun ini akan mendorong pemulihan ekonomi global yang lebih kuat.

IMF memperkirakan, setelah tenggelam 3,5 persen pada 2020 lalu, yang merupakan tahun terburuk sejak Perang Dunia II, ekonomi global akan tumbuh 5,5 persen tahun ini.


Jika terealisasi, maka ini akan menandai tahun tercepat pertumbuhan global sejak tahun 2010 lalu di mana terjadi krisis keuangan di sejumlah tempat.

Dalam pembaruan untuk Outlook Ekonomi Dunia yang dirilis pekan ini (Selasa, 26/1), IMF menyebut bahwa vaksin akan membantu menahan penyebaran virus dan memungkinkan pemerintah di seluruh dunia untuk memudahkan penguncian dan mendorong kembali aktivitas ekonomi ke arah normal.

Tetapi di sisi lain IMF juga menekankan bahwa ekonomi di seluruh dunia tetap akan membutuhkan dukungan dari pemerintah mereka untuk mengimbangi kerusakan akibat pandemi.

Bukan hanya itu, IMF juga memperingatkan bahwa mutasi virus corona dapat mengaburkan prospek kesehatan global dan pertumbuhan ekonomi.

IMF juga memperkirakan bahwa ekonomi Amerika Serikat akan tumbuh 5,1 persen tahun ini setelah jatuh 3,1 persen tahun 2020 lalu.

Sementara China diperkirakan akan mencatat pertumbuhan 8,1 persen setelah mengalami peningkatan 2,3 persen pada tahun 2020 lalu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya