Berita

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa/Net

Dunia

Presiden Afrika Selatan Kepada Negara-negara Kaya: Jangan Timbun Vaksin!

SELASA, 26 JANUARI 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Afrika Selaran Cyril Ramaphosa memberikan peringatan kepada negara-negara kaya untuk tidak menimbun vaksin Covid-19.

Berbicara dalam pertemuan virtual Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada Selasa (26/1), Ramaphosa mengatakan dunia perlu bertindak bersama untuk memerangi pandemi.

"Kami membutuhkan mereka yang telah menimbun vaksin untuk melepaskan vaksin tersebut sehingga negara lain dapat memilikinya," ujar Ramaphosa, seperti dikutip Reuters.


“Negara-negara kaya di dunia keluar dan memperoleh vaksin dalam dosis besar. Beberapa negara bahkan memperoleh hingga empat kali lipat dari kebutuhan populasi mereka hingga mengesampingkan negara lain," lanjutnya.

Ramaphosa, yang saat ini mengetuai Uni Afrika, juga mengatakan negara-negara Afrika menginginkan akses vaksin secepat negara lain.

“Kita semua tidak aman jika beberapa negara memvaksinasi rakyatnya dan negara lain tidak memvaksinasi. Kita semua harus bertindak bersama dalam memerangi virus corona," tegas Ramaphosa.

Afrika Selatan merupakan negara yang paling buruk terkena dampak pandemi Covid-19. Saat ini Afrika Selatan sudah mencatat 1,4 juta kasus Covid-19 dengan 41 ribu kematian.

Dengan tingginya infeksi, Afrika Selatan berupaya untuk memvaksinasi total 1,3 miliar penduduknya.

Selain itu, vaksinasi di Afrika Selatan juga terus diupayakan dengan munculnya varian baru virus corona yang diduga lebih menular.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya