Berita

Petugas memberikan sanksi dan teguran tertulis kepada tempat usaha yang melanggar aturan PSBB/Net

Nusantara

Buka Hingga Lewat Jam Operasional, 6 Tempat Usaha Disegel Satpol PP DKI

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 08:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus menindak tegas para pelanggar aturan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar yang masih diberlakukan di ibukota.

Terkini, 6 tempat usaha di wilayah Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, ditindak tegas oleh petugas Satpol PP.

Keenam tempat usaha tersebut ditindak lantaran kedapatan melanggar aturan PSBB.


Kepala Satpol PP Kecamatan Pulogadung, Andik Sukaryanto mengatakan, enam tempat usaha itu terdiri dari tiga tempat penyewaan playstation (PS) dan tiga kafe.

Tiga kafe yang melanggar diberi sanksi berupa penyegelan selama 1x24 jam. Sementara tiga penyewaan PS disegel 3x24 jam.

"Kami juga beri surat peringatan tertulis, jika mereka kembali melanggar akan diberi sanksi lebih berat," ujar Andik, Minggu (24/1), dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Andik menambahkan, enam tempat usaha itu terjaring dalam operasi yang digelar bersama dengan unsur TNI-Polri pada Sabtu (23/1) hingga Minggu dinihari (24/1).

Tiga kafe yang ditindak berada di Jalan Raya Bekasi, Jalan Raya Balai Pustaka Baru dan Jalan Cipinang Baru Utara. Ketiganya diketahui tetap melayani pelanggan hingga melewati jam operasional.

Sedangkan tiga tempat penyewaan PS beroperasi di Jalan Kayu Jati 5, Rawamangun, Jakarta Timur.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya