Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden Telepon Presiden Meksiko, Ajak Ubah Kebijakan Imigrasi Donald Trump Yang Kejam

MINGGU, 24 JANUARI 2021 | 07:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan mengubah kebijakan imigrasi Donald Trump yang "kejam" dan mencari solusi lain untuk mengurangi migrasi tidak teratur.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joe Biden saat melakukan panggilan telepon dengan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador pada Jumat (22/1).

Gedung Putih pada Sabtu (23/1) yang melaporkan panggilan telepon tersebut menjelaskan, Biden mengurai rencananya untuk membuat jalur hukum baru untuk imigrasi dan meningkatkan proses bagi mereka yang meminta suaka.


"Kedua pemimpin sepakat untuk bekerja sama untuk mengurangi migrasi tidak teratur," begitu pernyataan dari Gedung Putih, seperti dikutip Reuters.

Meksiko disebut memiliki peran utama dan rencana Biden. Pada awal bulan ini aja, Meskiko membantu mengoordinasikan upaya menampung karavan besar migran yang menuju AS.

Kementerian Luar Negeri Meksiko juga mengatakan telah memulai pembicaraan dengan Washington tentang perintah terkait Covid-19 yang ditandatangani oleh Biden untuk menetapkan protokol kesehatan yang lebih tegas bagi orang-orang yang memasuki wilayah AS.

Melalui akun Twitter-nya, Lopez Obrador mengatakan panggilan telepon tersebut menyenangkan dan penuh hormat.

“Semuanya menunjukkan hubungan akan baik dan untuk kepentingan rakyat dan bangsa kita,” kata Lopez Obrador.

Biden sendiri saat ini sudah membuat RUU yang akan membuka jalan bagi sekitar 11 juta orang yang tinggal di AS secara ilega.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya