Berita

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan dukungan bagi Frank Lampard/Net

Sepak Bola

Bela Frank Lampard, Bos Arsenal: Dia Butuh Dukungan Dan Kesempatan Lebih Banyak

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 16:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kondisi Frank Lampard yang tengah di ujung tanduk mengundang rasa simpati dari manajer tim Premier League lainnya. Manajer Chelsea itu terancam dipecat jika tak kunjung mampu membuat performa The Blues membaik di sisa musim ini.

Menurut manajer Arsenal, Mikel Arteta, Lampard patut mendapat lebih banyak waktu untuk mengembalikan Chelsea sebagai salah satu kandidat juara Premier League musim ini.

"Saya telah mengenal Frank dalam beberapa tahun dan pernah menghabiskan waktu bersamanya, sehingga klubnya (Chelsea) seharusnya tetap memberikan dukungan dan memberi dia kesempatan lebih banyak," ucap Arteta, seperti dikutip Sky Sports, Jumat (22/1).


Arteta beralasan, Lampard punya banyak pengalaman sebagai pemain dan telah menjadi icon Chelsea plus melakukan banyak hal positif. Lampard hanya masih butuh waktu, sebut Arteta.

Rasa simpati pria asal Spanyol itu tak lepas dari pengalaman di awal menangani The Gunners. Saat itu tekanan demi tekanan terus menghantamnya karena performa besutannya yang tak memuaskan.

Namun, para petinggi klub masih tetap mempercayai Arteta. Jajaran bos Arsenal saat itu menyakini sang manajer hanya tengah menghadapi masa sulit di tengah pandemi yang memaksa beradaptasi dengan sejumlah protokol yang bisa mengganggu persiapan tim.

"Saya hanya bicara berdasarkan apa yang saya alami. Apa yang pernah saya alami, adalah dukungan penuh untuk melewati masa-masa sulit," terang eks asisten Josep Guardola di Manchester City itu.

"Tugas yang dilakukan di balik layar, metode yang diterapkan, nilai-nilai yang coba dikembalikan di klub, dan gaya yang coba dibangun tetap butuh dukungan. Jika setiap orang bisa bisa diyakinkan bahwa apa yang kita lakukan adalah berada di jalur yang benar," tuntasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya