Berita

Pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, jadi target utama Roman Abramovich untuk menggantikan posisi Frank Lampard/Net

Sepak Bola

Julian Nagelsmann Bisa 'Selamatkan' Lampard Hingga Akhir Musim

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 13:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Karier Frank Lampard sebagai manajer Chelsea tengah di ujung tanduk. Performa The Blues yang jauh dari harapan pada musim ini membuat Lampard terancam digusur, bahkan sebelum kompetisi selesai.

Potensi Lampard digusur dari kursinya makin kuat seiring kabar ketertarikan pemilik Chelsea, Roman Abramovich, terhadap pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann.

Menariknya, dilaporkan Sky Sports, Jumat (22/1), Nagelsmann pula yang bisa jadi 'penyelamat' Lampard tak ditendang di tengah musim. Sebab, Leipzig hanya bersedia melepas pelatih mudanya itu pada akhir musim nanti.


Peluang Nagelsmann pindah ke Stamford Bridge ini didukung kedekatan Chelsea dengan grup Red Bull yang menjadi pemilik Leipzig. Hal itu bisa dilihat dari kedatangan Timo Werner dan Ethan Ampadu ke Stamford Bridge dalam beberapa tahun terakhir.

Ditambah lagi, Leipzig pun dikabarkan telah menyiapkan sosok pengganti ketika Nagelsmann hengkang ke Chelsea. Dia adalah pelatih Red Bull Salzburg, Jesse Marsch.

Pelatih 47 tahun itu pun bukan sosok asing bagi Leipzig. Marsch pernah menjadi asisten pelatih bagi Ralf Rangnick saat membesut Leipzig sebelum digantikan Nagelsmann.

Wajar jika Abramovich sangat ingin mendatangkan Nagelsmann. Saat ini Leipzig dibawanya bercokol di peringkat kedua Bundesliga 1, dengan selisih 4 poin saja dari Bayern Munchen.

Tak hanya itu, Nagelsmann pun sukses membawa Leipzig ke babak 16 besar Liga Champions. Mereka akan menghadapi Liverpool bulan depan.

Akan tetapi Abramovich harus bersabar hingga akhir musim. Sekaligus memberi kesempatan bagi Frank Lampard untuk bernapas lebih panjang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya