Berita

Kerja Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali, dinilai tidak akan maksimal jika harus rangkap jabatan/Net

Politik

Sekda DKI Rangkap Jabatan, Anies Diminta Segera Cari Pengganti Walikota Jaksel

KAMIS, 21 JANUARI 2021 | 13:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selain menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali ternyata juga ditugaskan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Selatan.

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, merasa khawatir kinerja Sekda tidak akan optimal karena konsentrasi yang terpecah.

"Sebaiknya segera dicarikan pengganti beliau di posisi Walikota Jaksel agar konsentrasi dalam bertugas tidak tumpang tindih, dan fokus dalam setiap pekerjaan agar hasil yang dicapai maksimal," ungkap Rany saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (21/1).


Menurut Rany, tentu akan sangat merepotkan apabila harus rangkap jabatan. Terlebih lagi kedua jabatan tersebut punya sisi strategis dan menuntut keseriusan serta fokus dalam penyelesaian setiap lini pekerjaannya.

"Jangan dientengkan atau diremehkan, mudah (rangkap jabatan). Tapi perlu dilihat ke depan pasti masing-masing jabatan akan menuntut keseriusan dalam menjalaninya," tandas Rany.

Penunjukan Marullah sebagai Plt Walikota Jakarta Selatan tertuang dalam surat perintah Gubernur DKI Jakarta nomor 20/-082.74 yang dikeluarkan Anies pada 19 Januari 2021

"Melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Selatan di samping jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta terhitung mulai tanggal 18 Januari 2021 sampai dengan pejabat definitif ditetapkan dan/atau paling lama tanggal 18 April 2021," demikian bunyi surat perintah yang diterima Redaksi, Rabu (20/1).

Sebelum menjabat Sekda DKI, Marullah Matali diketahui memang menempati posisi sebagai Walikota Jakarta Selatan sejak 5 Juni 2018.

Marullah Matali resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah DKI Jakarta usai diambil sumpah dan dilantik Gubernur Anies Baswedan di Balai Agung, Balaikota DKI pada Senin (18/1).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya