Berita

Kamala Harris saat diambil sumpah jabatan sebagai wakil presiden Amerika Serikat/Net

Dunia

Kamala Harris Resmi Jadi Wanita Pertama Yang Jabat Wakil Presiden Amerika Serikat

RABU, 20 JANUARI 2021 | 23:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mengenakan baju ungu, Kamala Harris telah membaca sumpah jabatan Wakil Presiden Amerika Serikat di Capitol Hill, Rabu siang waktu setempat (20/1) atau Rabu tengah malam waktu Indonesia.

Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang menempati posisi wakil presiden Amerika Serikat.

Kamala Devi Harris yang lahir di Oakland pada Oktober 1964 adalah anak dari pasangan imigran Donald J. Harris dan Shymala Gopalan.


Ayahnya seorang imigran dari Jamaika yang tiba di Amerika Serikat tahun 1961 untuk menyelesaikan pendidikan doktoral di UC Berkeley. Tahun 1966 sang ayah meraih gelar PhD di bidang ekonomi.

Sementara sang ibu yang berasal dari Tamil Nadu di India tiba lebih dahulu di Amerika Serikat pada 1958. Saat itu usianya baru 19 tahun. Shymala Gopalan meraih gelar PhD di bidang gizi dan endokrinologi pada tahun 1964.

Kedua orang tuanya bercerai saat ia berusia 7 tahun. Di usia 12 tahun, ia ikut ibunya yang mendapatkan tawaran mengajar di McGill University di Kanada.

Kamala Harris menyelesaikan pendidikan hukum dari Howard University dan Hasting College of the Law di University of California.

Dia memulai kariernya di Kantor Jaksa di Distrik Alameda County, sebelum pindah ke Kantor Jaksa di Distrik San Fransisco.

Di tahun 2003 Kamala Harris terpilih sebagai Jaksa San Fransisco, dan di tahun 2010 ia terpilih sebagai Jaksa Negara Bagian California. Empat tahun kemudian, dia kembali terpilih sebagai pejabat di pos penting itu.

Tahun 2017 ia memulai karier sebagai Senator setelah mengalahkan Loretta Sanchez dalam pemilihan setahun sebelumnya.

Istri dari Doug Emhoff -- keduanya menikah tahun 2014 -- tercatat sebagai wanita keturunan Afrika kedua dan wanita keturunan Asia Selatan pertama yang duduk di Senat.

Di awal 2020 Kamala Harris mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat. Namun ia menghentikan pencalonan ini menjelang Primary Election.

Di bulan Agustus 2020 Joe Biden memilih Kamala Harris sebagai pasangan dalam Pilpres 2020.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya