Berita

Mary Trump kerap melontarkan kritik kepada pamannya sendiri, Donald Trump semasa menjabat sebagai presiden Amerika Serikat/Net

Dunia

Di Hari Pelantikan Joe Biden, Keponakan Donald Trump Bernapas Lega

RABU, 20 JANUARI 2021 | 22:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Keponakan Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump, yakni Mary Trump mengaku dirinya merasa lega karena pamannya sudah mengakhiri masa kepresidenan.

Mary diketahui merupakan sosok yang kerap berseberangan, bahkan secara terang-terangan menunjukkan sikap kontranya terhadap Trump, terutama melalui buku dan media.

Di hari pelantikan Biden, Mary Trump mengatakan kepada BBC bahwa dirinya merasa bahagia.


“Dia tidak akan pernah bisa memahami apa yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Kami telah melihat bahwa dalam pembangkangannya, dalam terus mengabadikan kebohongan tentang keabsahan pemilu kami dan kami telah melihat pada kenyataan bahwa dia belum mengakui kekalahannya dan dia tidak akan pernah mau," ujar Mary.

“Kami masih memiliki hampir tiga setengah jam lagi, jadi saya tidak akan benar-benar santai sampai Presiden Biden dilantik, tetapi saya merasa seperti kita menghindari peluru,” sambungnya.

Jika menengok sedikit ke belakang, semasa pemerintahan Trump, Mary kerap mengatakan kepada publik bahwa pamannya tidak layak untuk menjabat. Dia bahkan pernah menyebut bahwa Trump tidak memiliki keterampilan untuk memimpin negara.

“Karena dia belum kebobolan, dia akan terus mencoba untuk memicu perpecahan dan saya pikir ketika dia mengatakan bahwa gerakannya baru saja dimulai, itu adalah ancaman. Jadi kita harus tetap waspada karena sayangnya dia tidak pergi kemana-mana," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya