Berita

Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati/lst

Politik

Apreasiasi Calon Tunggal Kapolri, Vox Point Indonesia: Kami Doakan Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 01:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia mengapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengusulkan Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Idham Azis.

Usulan nama Kapolri ini tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke Pimpinan DPR pada Rabu kemarin (13/1).

"Bapak Presiden Joko Widodo telah mengusulkan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR untuk mendapatkan persetujuan. Kami mengapresiasi dan sangat mendukung pengusulan tersebut," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, di Jakarta, Sabtu (16/1).


Ia mengatakan sesuai aturan yang berlaku, calon Kapolri akan melakukan fit and proper test di Komisi III DPR RI.

"Kita berharap proses fit and proper test dapat berjalan aman dan lancar. Kita doakan sehingga Komjen Listyo Sigit Prabowo lolos dan bisa dilantik jadi Kapolri," ujar Handojo, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Lebih lanjut Handojo mengatakan pengusulan calon Kapolri ini menunjukkan profesionalisme Presiden Jokowi.

Upaya seperti ini harus didukung, karena menempatkan pejabat dengan bertumpu pada profesionalitas bukan karena identitas tertentu.

"Bapak Presiden memberikan contoh yang baik. Mau menempatkan pejabat sesuai dengan kapasitas dan tentu kualitas. Hal ini membuktikan bahwa semangat kebangsaan kita sebagai bangsa yang besar dan plural semakin baik,” ujar Handojo.

Handojo pun optimistis Komjen Listyo Sigit Prabowo akan disetujui oleh DPR RI. Karena ia memiliki kemampuan dan rekam jejak yang baik.

Listyo merupakan alumnus Akademi Kepolisian tahun 1991. Sementara pendidikan terakhirnya adalah S2 Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia (UI).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya