Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena/RMOL

Politik

Ribka Tak Wakili Sikap PDIP, Melki Laka Lena: Edy Wuryanto Dan Pak Ganjar Ikut Divaksin Kok

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 20:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

. Penolakan vaksin oleh politisi PDIP, Ribka Tjiptaning nyatanya tak sepenuhnya diikuti kader lain di partai pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Sebab, beberapa tokoh yang bernaung di parpol pendukung pemerintah itu justru sejalan dengan semangat Presiden Joko Widodo dengan mendukung vaksinasi massal.

"Orang menganggap komentar Mbak Ribka mewakili pendapat fraksi PDIP. Tapi teman-teman PDIP, Pak Rahmad Handoyo berpendapat vaksinasi ok. Edy Wuryanto dari F-PDIP yang juga dokter itu tadi divaksin dengan Pak Ganjar Pranowo di Jateng,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Tanya Jawab Cak Ulung secara virtual bertema 'Pro Kontra Vaksinasi Covid-19', Kamis (14/1).


Oleh karenanya, ia menilai pernyataan Ribka Tjiptaning yang disampaikan di depan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Rabu kemarin (13/1) perlu disikapi secara positif.

“Kita di negara demokrasi dan medsosnya kayak gini. Pendapat Mbak Ribka ini harus kita tempatkan secara positif sebagai sebuah pesan bahwa ada hal-hal semacam ini (pro-kontra) berkembang di tengah masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, legislator Fraksi Golkar menilai pengalaman Ribka di Komisi IX mumpuni dan tidak perlu diragukan. Oleh karenanya, kritikan Ribka soal vaksin Covid-19 merupakan gambaran yang kerap terjadi pada situasi penanganan penyakit berbahaya di Indonesia.

“Dia menggambarkan bahwa inilah pola yang sering terjadi dalam penanganan penyakit yang harus betul-betul ekstra hati-hati. Itu menurut saya adalah catatan penting bagi pemerintah,” tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya