Berita

Tepi Barat/Net

Dunia

Arab Saudi Kutuk Proyek 800 Pemukiman Baru Israel Di Tepi Barat

RABU, 13 JANUARI 2021 | 16:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi mengecam keras keputusan Israel yang berencana membangun 800 unit pemukiman baru di Tepi Barat.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Selasa (12/1) menolak rencana tersebut dengan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap keputusan internasional dan mengancam perdamaian serta solusi dua negara.

Dilaporkan Anadolu Agency, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (11/1) menyambut baik pembangunan 800 pemukiman untuk Yahudi di Tepi Barat.


"Kami dengan senang hari mengumumkan hari ini bahwa 800 apartemen baru telah dibangun di Yudea dan Samaria," ujar Netanyahu, merujuk pada Tepi Barat dalam bahasa Yahudi.

"Kami di sini untuk tinggal (sehingga) kami terus membangun tanah Israel," sambungnya.

Keputusan Israel untuk membangun pemukiman di Tepi Barat dilakukan menjelang pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada 20 Januari.

Di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, AS mendukung aktivitas Israel di Tepi Barat, sementara Biden telah menyuarakan penentangannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya