Berita

Isbedy Stiawan ZS/RMOL Lampung

Nusantara

Karya Paus Sastra Lampung Masuk Lima Besar Buku Sastra Tahun 2020

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 19:17 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Buku puisi berjudul "Belok Kiri Jalan Terus ke Kota Tua" masuk sebagai lima besar buku sastra tahun 2020 pilihan Majalah Tempo. Sang pengarang, Isbedy Stiawan ZS amat bersyukur atas pencapaian itu.

"Sebetulnya sudah masuk lima besar ini, saya sudah tak punya ambisi lagi untuk menjadi nomor satu. Saya serahkan pada takdir terhadap nasib buku saya tersebut," kata Isbedy Stiawan, seperti dilansir Kantor Berita RMOL Lampung, Selasa (12/1).

Penyair yang dijuluki 'Paus Sastra Lampung' itu mengaku sangat bersyukur.  Meminjam pendapat rekannya, penyair Warih Wisatsana (Bali) melalui jalur pribadi: "Kalau sudah 5 besar, itu capaiannya setara sebenarnya," ujar dia.


Dalam ajang Karya Sastra 2020, Majalah Tempo menjaring lebih dari 100 judul buku puisi. Karya-karya itu kemudian dinilai dewan juri yang terdiri dari Seno Gumira Ajidarma, Faruk HT, dan Zen Hae.

Buku puisi karya Isbedy  masuk lima besar bersama buku puisi karya Dea Anugerah, Sapardi Djoko Damono, Afrizal Malna, dan Triyanto Triwikromo.

Melalui akun facebooknya, Senin malam, Isbedy juga mengomentari dinobatkannya buku puisi karya Sapardi dan Afizal dan prosa karya Minanto (novel Aib dan Nasib) sebagai karya sastra pilihan Tempo 2020.

"Keputusan juri harus dihargai walau untuk puisi (penyair) ada 2 tokoh. Saya bahagia telah diantar BELOK KIRI JALAN TERUS KE KOTA TUA sampai ke 5 besar. Ini prestasi kedua setelah di Badan Bahasa Kemendikbud RI juga tahun 2020 untuk KINI AKU SUDAH JADI BATU!" tulis Isbedy.

Status itu mendapat tanggapan (like) cukup banyak, dan komentar yang positif dan memberi semangat juga tak kalah banyak.

Isbedy mengatakan, pada 2021, dirinya tidak punya target khusus. Ia hanya berharap diberi kesehatan oleh Tuhan dan dikuatkan kreativitas berkarya.

Isbedy menyatakan, sebagai tugasnya adalah berkarya dan berkarya. Menulis seproduktif mungkin dengan tetap menjaga kualitas karya.  "Lalu saya terbitkan jadi buku di penerbit mana saja," kata dia.

Isbedy juga menjaga stamina agar bersemangat menyebarkan karya-karyanya ke media massa atau pun penerbit buku di luar Lampung.

"Bagi saya Lampung ini subur untuk berkarya, meski tandus buat berkompetisi dan fasilitas. Kita kurang memiliki ruang dialog, Lampung juga tak punya fasilitas bagi seniman yang berkarya dan potensi. Maka satu-satunya ialah kalau mau bertahan berkesenian, ya kompetitif di luar Lampung," katanya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya