Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/RMOL

Nusantara

Ini Alasan Vaksinasi Covid-19 DKI Mundur Ke Hari Jumat

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jadwal pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta sedikit mengalami perubahan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai program vaksinasi virus corona baru (Covid-19) pada Jumat (15/1). Mundur 1 hari dari jadwal sebelumnya.

Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan dua hari setelah Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona Sinovac.

"Kan Pak Presiden tanggal 13 besok, DKI rencananya tanggal 14. Tapi banyak tokoh menyampaikan, hari Kamis itu banyak yang puasa Senin-Kamis, jadi disepakati hari Jumat pagi," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (12/1).


Pria yang akrab disapa Ariza itu mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan segala kebutuhan untuk pelaksanaan vaksin. Mulai dari fasilitas yang dibutuhkan hingga tenaga kesehatan.

"Tinggal mengatur tempatnya, apakah di RS, puskesmas, atau di tempat masing-masing. Kalau saran dari Menkes kan di RS," tandasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

BPOM telah resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Izin penggunaan dikeluarkan usai hasil evaluasi BPOM menunjukkan bahwa Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen yang sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah juga telah menjadwalkan vaksin dimulai pada 13 Januari. Presiden Joko Widodo dan para pejabat lainnya menjadi klaster pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Selanjutnya, vaksinasi diberikan kepada kelompok prioritas, seperti tenaga kesehatan, anggota TNI/Polri, dan lainnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya