Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Net

Kesehatan

Meski Ada Vaksin, Fahira Idris: Kecepatan Penyebaran Corona Hanya Bisa Dikejar Dengan Tiga Strategi

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 13:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peningkatan testing, tracing dan treatment (3T) harus tetap dilakukan pemerintah meski saat ini vaksin Sinovac telah mengantongi izin penggunaan darurat dari BPOM dan dinyatakan halal.

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengungkapkan, jika proses vaksinasi diiringi dengan peningkatan kapasitas 3T, pengendalian pandemi Covid-19 bisa lebih cepat. Apalagi bila ditambah dengan disiplin 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Pemerintah diharapkan tidak hanya berfokus pada vaksinasi, tetapi juga berusaha keras untuk meningkatkan kapasitas 3T secara nasional sesuai standar WHO. Di satu sisi masyarakat juga harus semakin disiplin 3M," kata Fahira dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/1).


"Kecepatan penyebaran virus hanya bisa kita 'kejar' dengan tiga tindakan atau strategi ini (vaksin, 3T dan 3M),” sambungnya.

Idealnya, kata dia, kapasitas tes Covid-19 baik swab atau PCR bisa melampaui standar yang ditetapkan WHO setelah 10 bulan menjalani pandemi. Di sisi lain, ia menyebut peningkatan kasus positif diakibatkan jumlah tes yang masih belum sesuai standar.

“Saya berharap ke depan, terutama saat tahapan vaksinasi berlangsung, pemerintah juga melakukan akselerasi tes Covid-19. Jika hanya mengharapkan vaksin, pandemi ini akan butuh waktu lama untuk dikendalikan," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya