Berita

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani/Net

Politik

Warga Tak Sepenuhnya Sambut Vaksinasi Covid-19, Gerindra DKI Minta Pemerintah Lebih Gencar Sosialisasi

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 12:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia bakal berlangsung sesuai rencana. Pasalnya, pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunakan vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

BPOM menyatakan efikasi vaksin buatan Sinovac mencapai 65,3 persen, dengan efek samping berkadar ringan hingga sedang.

Selain itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga secara resmi telah menerbitkan fatwa halal penggunaan vaksin buatan Sinovac.


Kabar baik ini pun disambut positif oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani. Ia pun mengajak semua pihak untuk bersiap dalam melakukan vaksinasi.

"Semoga vaksin ini bisa berkerja sebagaimana mestinya, minim efek samping, dan dapat melindungi serta menjaga kita dari virus corona," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (12/1).

Kendati begitu, tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran vaksin ini disambut beragam oleh masyarakat. Ada yang menyatakan optimistis, namun tidak sedikit yang masih merasa khawatir.

Melihat hal ini, Rany menilai bahwa ketakutan masyarakat merupakan sesuatu yang wajar. Sehingga dibutuhkan sosialisasi yang mumpuni dari pemerintah agar masyarakat berani dan paham mengenai vaksin Covid-19 ini.

"Sepertinya ini harus ada kerja sama yang solid dari semua pihak terkait dan berwenang untuk mengawal jalannya proses pemberian vaksin," tutup Rany.

Adapun proses vaksinasi rencananya dimulai pada 13 Januari 2021, dengan sasaran kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya