Berita

Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un/Net

Dunia

Kim Jong Un Ingin Tingkatkan Hubungan Korea Utara Dengan Negara-negara Lain, Dimulai Korea Selatan

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 06:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un telah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara lain.

Komitmen itu disampaikan Kim saat memimpin Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) untuk hari ketiga atau Kamis (7/1), seperti dikutip KCNA.  

Dalam pidatonya, Kim menyebut, kebijakan partai untuk ke depan akan memperluas dan mengembangkan hubungan eksternal secara komprehensif.


Secara khusus, Kim juga mengevaluasi hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan, meski ia tidak menyebut langkah-langkah apa saja yang akan diambil oleh Pyongyang.

Korea Utara sendiri saat ini tengah mengalami 'krisis ganda' yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, serangkaian bencana alam, hingga sanksi internasional.

Pada 2016 hingga 2017, Kim berupaya untuk meningkatkan hubungan dengan AS, melalui berbagai dialog denuklirisasi dengan Presiden Donald Trump. Sayangnya diplomasi luntur dan semakin tidak terjamah selama pandemi Covid-19.

Seiring dengan meredupnya negosiasi denuklirisasi, hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan juga semakin mundur.

Sementara itu, agen mata-mata Korea Selatan mengatakan Kim mengkhawatirkan Presiden terpilih AS Joe Biden, yang akan menjabat pada 20 Januari. Biden menyebut Kim sebagai 'preman' dan tidak mungkin mengadakan pertemuan langsung dengannya kecuali Korea Utara mengambil langkah serius ke arah denuklirisasi.

Para pengamat mengatakan Korea Utara mungkin menjangkau Korea Selatan terlebih dahulu untuk mempromosikan suasana rekonsiliasi sebelum mendorong pembicaraan dengan pemerintahan Biden.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya