Berita

Ketum PP PMKRI, Beni Papa/RMOL

Politik

Pasrah Ke Jokowi, PMKRI Minta Kapolri Baru Komitmen Berantas Korupsi

SABTU, 09 JANUARI 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD selaku Ketua Kompolnas mengungkap lima nama calon Kapolri yang disetor pada Presiden Joko Widodo.

Kelima nama itu terdiri dari: : 1. Gatot Edy Pramono; 2. Boy Rafly Amar; 3. Listyo Sigit Prabowo; 4. Arief Sulistyanto; dan terakhir 5. Agus Andrianto.

Ketua Umum PP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Beni Papa mengatakan proses pergantian Kapolri harus menjadi momentum untuk menjawab segudang harapan masyarakat terhadap Korps Bhayangkara.


Di mata Beni, lima nama yang sudah disetorkan oleh KOmpolnas kepada Presiden merupakan jenderal polisi yang telah memiliki rekam jejak yang sesuai kehendak masyarakat.

"Oleh karenanya pergantian Kapolri kita harapkan betul-betul menjadi  momentum baru Institusi Kepolisian dalam menjawab harapan besar rakyat indonesia dan tantangan kebangsaan hari ini," demikian pendapat Beni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/1).

Beni berpandangan, Polri harus menjadi barometer lembaga lain dalam menjaga profesionalitas kerja dan menciptakan keadilan masyarakat.

Meski demikian saat Kantor Berita Politik RMOL menanyakan siapa sosok yang paing tepat menjabat Kapolri, Beni mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.

Secara khusus, Kapolri kedepan harus komitmen pada pemberantasan korupsi dan juga proses penegakan hukum yang adil dan humanis.

"Saya secara khusus menggarisbawahi dua isu besar yakni komitmen pemberantasan korupsi di segala lini dan kedua penegakan hukum  keamanan yang adil dan humanis khususnya di Papua," demikian kata Beni.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya