Berita

Relawan Pasutri for DKI Jakarta/Rep

Nusantara

Deklarasi Siang Ini, Relawan 'Pasutri' Bakal Dibentuk Hingga Tingkat RT Dan RW

SABTU, 09 JANUARI 2021 | 00:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Relawan pasukan Tri Rismaharini alias "Pasutri" for DKI Jakarta berencana akan melakukan deklarasi pada Sabtu (8/1) di
Restoran Handayani Matraman pukul 14.00 WIB.

Ketua Relawan Pasutri for DKI Jakarta, Khoirul Amin mengatakan, karena banyaknya animo dari banyak pihak dan menghindari kerumunan, maka pihak panitia memutuskan memindahkan lokasi acara serta membatasi jumlah peserta.

"Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dan buat rekan-rekan wartawan, kami akan kirimkan rilis dan juga foto-foto hasil deklarasi tersebut," ungkap Amin lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (8/1).

"Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dan buat rekan-rekan wartawan, kami akan kirimkan rilis dan juga foto-foto hasil deklarasi tersebut," ungkap Amin lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (8/1).

Sedangkan untuk para relawan yang akan bergabung, panitia meminta calon peserta untuk mengisi data.

"Tulis nama lengkap, tempat lahir, dan tempat domisili saat ini, serta foto KTP. Semua dikirim ke nomor WhatsApp: 0816 966 494 (Ketua Relawan Pasutri)," tandas Khoirul Amin.

Adapun tujuan membentuk relawan ini, sesuai dengan namanya, mendorong dan memperjuangan Tri Rismaharini maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada pilkada mendatang.

Tri Rismaharini adalah mantan Walikota Surabaya, Jawa Timur, dua periode. Saat ini dia dipercaya sebagai Menteri Sosial.

Ditambahkan Amin, pembentukan Pasutri for DKI Jakarta yang rencananya hingga ke tingkat RT/RW, adalah sebagai mesin politik Risma kelak.

"Pilkada memang masih lama, jadi kami siapkan sejak awal. Kami menyiapkan mesin politik, persoalan jadi nanti, kami sudah siap, kalau pun tidak jadi, tidak apa-apa," ucapnya.

Kemungkinan pilkada tahun 2022 dan tahun 2023 masih terbuka untuk digelar, dimana DPR RI masih membuka wacana normalisasi pilkada dalam revisi UU Pemilu. Kalau jadi digelar, DKI akan menggelar pilkada pada 2022.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya