Berita

Anies Beswedan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di sele-sela Kongres Partai Nasdem/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Miniatur Pilpres 2024, Anies Yang Diusung 3 Parpol Akan Berhadapan Dengan Koalisi PDIP-Gerindra

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Petahana dan memiliki eletabilitas mentereng, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diprediksi tidak akan kewalahan mendapat dukungan partai.

Kemungkinan pilkada tahun 2022 dan tahun 2023 masih terbuka untuk digelar, dimana DPR RI masih membuka wacana normalisasi pilkada dalam revisi UU Pemilu. Kalau jadi digelar, DKI akan menggelar pilkada pada 2022.

Analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, Anies berpeluang didukung koalisi PKS dan Partai Nasdem.


Selama ini, membaca komunikasi politik antara Nasdem dengan Anies terjaga dengan baik. Adapun hubungan dengan PKS juga terjaga dengan baik.

"Selain itu tetap lebih menguntungkan bagi PKS untuk mengusung Anies dibanding kader sendiri karena peluang Anies untuk menang masih besar," ujar Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/1).

Berbeda dengan Iwel Sastra, pengamat politik M. Rizal Fadillah mengatakan, selain Nasdem dan PKS, Anies juga berpeluang diusung oleh Partai Demokrat.

"Anies bepeluang besar untuk menang. Anies akan didukung awal oleh Nasdem. Pasangan terbaiknya adalah PKS atau Demokrat," ujar Rizal Fadillah kepada redaksi.

Selain tiga partai itu, Anies dan pendukungnya pasti juga berusaha mencari dukungan dari partai politik lain.

"Potensi dukungan umat Islam di DKI untuk Anies juga besar," tutur Rizal Fadillah.

Adapun untuk lawan terberat Anies adalah koalisi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Sebelumnya disebutkan, PDIP dan Gerindra kemungkinan akan mendorong masing-masing dua nama.

PDIP: Tri Rismaharini dan Gibran Rakabuming Raka, adapun Partai Gerindra: Ahmad Riza Patria dan Saraswati Djojohadikusumo.

"Pertarungan Pilkada DKI 2022 menjadi miniatur dari Pilpres 2024," demikian Rizal Fadillah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya