Berita

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad/Net

Dunia

Pemerintah Malaysia Tolak Pendaftaran Partai Baru Mahathir Mohamad

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jabatan Pendaftaran Pertumbuhan Malaysia (JPPM) atau Panitera Masyarakat telah menolak permohonan pendaftaran partai politik baru yang digawangi oleh mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, Pejuang.

Pengacara Parti Pejuang Tanah Air (Pejuang), Mior Nor Haidir Suhaimi pada Kamis (7/1) mengatakan, penolakan dilakukan karena pendaftaran tidak dilakukan secara benar.

Berbicara kepada wartawan usai persidangan di depan Hakim Pengadilan Tinggi Mariana Yahya, Haidir mengatakan kemungkinan partai akan mengajukan banding.


"Saya menunggu instruksi lebih lanjut dari klien saya karena mereka mungkin ingin mengajukan banding ke Kementerian Dalam Negeri," ujarnya, seperti dikutip CNA.

Menurut Haidir, JPPM telah menyampaikan informasi penolakan itu kepada Sekretaris Jenderal Pejuang, Amiruddin Hamzah pada Rabu (6/1) pukul 17.50 waktu setempat.

Pengadilan Tinggi awalnya menetapkan hari Kamis untuk mendengarkan permohonan Pejuang terkait peninjauan kembali terhadap tindakan JPPM karena menunda persetujuan permohonan pendaftaran.

Tetapi menurut haidir, Pejuang sudah mencabut permohonan peninjauan kembali tersebut.

Selain Pejuang, JPPM juga menolak permohonan Aliansi Demokratik Bersatu Malaysia (MUDA) yang dipimpin oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Syed Abdul Rahman.

"Penolakan itu diinfokan melalui email pada hari Rabu dengan tanpa alasan," ujar akun Facebook MUDA.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya