Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Soal Vaksin Selundupan Dari China, Presiden Duterte Bela Pasukan Penjaga Keamanan

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 16:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menolak permintaan Senat untuk dilakukannya penyelidikan vaksin selundupan dari China oleh pasukan militer.

Dilaporkan Al Jazeera, Duterte telah memerintahkan tentara Pasukan Keamanan Presiden (PSG) untuk tidak mematuhi panggilan Senat dan tetap tinggal di barak.

Duterte juga mengatakan dia tidak akan mengizinkan pasukan militer dihukum atas niat baik mereka.


Setelah itu, pada Selasa pagi (5/1), Angkatan Bersenjata Filipina yang membawahi PSG mengumumkan telah menghentikan penyelidikan atas kasus tersebut.

Penyelidikan terhadap PSG dilakukan ketika mereka diketahui telah disuntik vaksin Covid-19, meski regulator Filipina belum memberikan persetujuan untuk satu kandidat vaksin mana pun.

Setelah ditelusuri, PSG mendapatkan vaksin hasil selundupan dari China pada awal November lalu. Baru-baru ini juga ditemukan, setidaknya 100 ribu orang China yang bekerja di perjudian online di Manila juga sudah menerima vaksin tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya