Berita

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador/Net

Dunia

Tawari Julian Assange Suaka, Presiden Meksiko Mulai Cari Masalah Dengan Joe Biden

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 09:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Langkah Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk menawarkan suaka politik kepada pendiri WikiLeaks Julian Assange dipandang akan memicu ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

Lopez Obrador mengatakan, ia ingin menteri luar negerinya meminta Inggris untuk membebaskan Assange agar Meksiko dapat menawarkan suaka kepadanya.

"Assange adalah seorang jurnalis dan pantas memberikan kesempatan. Kami akan memberinya perlindungan," ujarnya pada Senin (4/1), seperti dikutip Reuters.


Langkah Lopez Obrador itu seakan mencari masalah dengan AS yang tengah mengupayakan ekstradisinya.

Otoritas AS menuduh Assange melakukan pelanggaran selama pemerintahan mantan Presiden Barack Obama terkait dengan rilis catatan rahasia militer AS dan kabel diplomatik di WikiLeaks.

Meskipun pemerintahan Obama memilih untuk tidak menuntut Assange, tawaran Lopez Obrador menuai kritik sebagai isyarat yang tidak diplomatis mengingat mantan wakil presiden Obama, Joe Biden akan mengambil alih kursi kepresidenan AS.

"Lopez Obrador tampaknya melakukan upaya untuk merusak hubungan (dengan) AS, ketika Joe Biden bersiap untuk menjabat," kata mantan pejabat pemerintahan Obama, Mark Feierstein.

Lopez Obrador mengatakan dia berharap memiliki hubungan baik dengan Biden sebagai presiden. Namun, dia mengecewakan Demokrat dengan menunggu berminggu-minggu untuk mengakui kemenangan pemilihan Biden.

Pembelaan Lopez Obrador kepada Assange bukan pertama kali ini dilakukan. Pada Januari lalu, Lopez Obrador mendesak Inggris untuk membebaskan Assange. Ia menuding Inggris telah menahan Assange dengan penyiksaan dan mengatakan dokumen WikiLeaks telah menunjukkan cara kerja dunia "otoriter".

Menurut seorang pejabat Meksiko, tawaran suaka untuk Assange menunjukkan bahwa Meksiko akan mengejar kebijakan luar negeri independen.

Tetapi menurut Feierstein, tindakan Lopez Obrador sendiri kontraproduktif. Pasalnya ia juga secara teratur menyerang jurnalis Meksiko karena mengkritisi pemerintah.

Sementara itu, pengadilan Inggris sendiri telah menolak permintaan ekstradisi Assange ke AS. Penolakan dilakukan dengan mempertimbangkan kesehatan mental Assange yang berisiko bunuh diri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya