Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Kesehatan

Jokowi: Selain Sinovac, Indonesia Juga Sudah Mengamankan Vaksin Dari Novavax, Astrazeneca Dan Pfizer

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo memberitahukan jenis vaksin yang akan digunakan di Indonesia bukan hanya berasal dari Sinovac.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo melalui akun Instagramnya, @jokowi, yang diposting Kamis (31/12).

Dalam postingannya tersebut, Kepala Negara juga mengunggah gambar kedatangan 1,8 juta vaksin Sinovac yang terjadi hari ini, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.


Dalam unggahannya tersebut, Jokowi menyampaikan rasa bangganya atas kedatangan vaksin Sinovac yang sudah dua kali dilaksanakan.

"Tepat di hari terakhir tahun 2020, vaksin Covid-19 kembali tiba di Tanah Air. Sebanyak 1,8 juta vaksin dari perusahaan Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, siang ini dengan pesawat Garuda Indonesia," ujar Jokowi.

"Kedatangan vaksin ini adalah yang kedua kalinya setelah 1,2 juta vaksin Sinovac yang tiba 6 Desember lalu," sambungnya.

Dalam akhir pernyataannya di postigan tersebut, mantan Wali Kota Solo itu menyebutkan sejumlah jenis atau merk vaksin lain yang juga akan digunakan Indonesia.

"Selain dari Sinovac (Tiongkok), Indonesia juga telah mengamankan pasokan vaksin dari Novavax (Amerika Serikat), Astrazeneca (Inggris), dan BioNTech-Pfizer (Jerman-AS)," demikian Joko Widodo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya