Berita

Wakil DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi/Net

Politik

Sepakat Tarik Rem Darurat, DPRD DKI: Harus Punya Solusi Dalam Tangani Wabah

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 12:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam menarik opsi rem darurat atau emergency break untuk menekan penularan Covid-19, pihak Pemprov DKI Jakarta harus didasari dengan data dan kajian di lapangan serta melibatkan masukan dari para ahli.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (28/12).

"Pada dasarnya DPRD sebagai mitra menyetujui kebijakan tersebut ketika itu sebagai solusi dalam menangani krisis kesehatan," ucapnya.


Kendati begitu, Suhaimi mengingatkan Pemprov DKI, jangan sampai kebijakan yang dibuat itu justru menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Misal karena tarik rem darurat, akhirnya orang jadi nganggur. Maka kebijakan yang dibuat harus menghadirkan solusi dalam menangani wabah," jelas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Perkembangan kasus virus corona baru alias Covid-19 di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Bahkan dalam seminggu terakhir, kasus harian Covid-19 mengalami pecah rekor hingga tembus 2.000 kasus.

Opsi menarik rem darurat pun kembali mencuat untuk menekan angka penularan virus corona yang kian menggila.

"Kita lihat nanti setelah tanggal 3 Januari, apakah dimungkinkan Pak Gubernur akan ada emergency break," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Minggu (27/12).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya