Berita

PKS Bandarlampung memulai Musyawarah Daerah V pada hari ini, Senin (28/12)/Ist

Politik

9 Bakal Calon Ketua DPD Siap Bersaing Dalam Musda V PKS Bandarlampung

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 08:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

. Gong sudah dipukul. Pertarungan untuk menjadi pucuk pimpinan Partai Keadilan Sejahtera Bandarlampung telah dimulai pada hari ini, Senin (28/12), dalam Musyawarah Daerah (Musda) V.

Ada 9 bakal calon yang akan dipilih sebagai Ketua DPD PKS Bandarlampung periode lima tahun mendatang.

Mereka adalah Aep Saripudin, Aep Susanto, Agus Djumadi, Agus Widodo, Ahmad Rosep, Dedy Garna, Muhammad Suhada, Sidik Efendi, dan Yuni Karnelis.


Ketua DPD PKS Bandarlampung, Aep Saripudin mengatakan, para bakal calon ini ditetapkan melalui penjaringan kader, di mana Bandarlampung memiliki 65 unit pembinaan kader. Setelah itu dilakukan sistem ranking dan terpilih 9 nama.

Namun, ia mengatakan, hasil akhir ini sifatnya menginformasikan. Karena hasil penjaringan semua bergantung pada DPP PKS, penjaringan hanya sebagai bahan pertimbangan.

Ketika ditanya apakah dirinya siap jika terpilih lagi, Aep mengatakan sebagai kader partai akan selalu siap jika diberi amanah.

"Prinsipnya saya sebagai kader selalu siap sedia. Tapi jika ditanya maka saya mewariskan ke generasi penerus. Tapi semuanya sangat bergantung putusan DPP siapa yang akan ditunjuk jadi Ketua DPD," kata dia, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Akan ada dua sesi dalam pelaksanaan Musda V kali ini. Diawali arahan Ketua Bidang Wilayah Sumbagsel Ahmad Junaidi Auly, penerimaan laporan kinerja DPD periode sebelumnya, dan pembacaan SK lalu agenda pelantikan anggota DPTD terbaru.

Ia mengatakan, untuk kepengurusan masa khidmat 2015-2020 akan ada empat hal yang dilaporkan. Di antaranya terkait kinerja struktur, pengelolaan kader, kegiatan sosial, dan capaian politik.

"Capaian politik tahun 2019 mencapai 13,04 persen selisih 1,5 persen dari tahun 2014. Kami menargetkan dalam amanah Musda harus angka 15 persen suara agar bisa menduduki 10 kursi untuk bisa menjadi satu perahu dalam pilkada," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya