Berita

Ubaidilah dan Sandiaga Uno/Ist

Bisnis

Jaringan Wirausaha Depok Siap Berkolaborasi Dengan Sandi Untuk Bangkitkan Ekonomi Kreatif

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 05:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Jawara Depok, Ubaidilah, menyambut gembira terpilihnya Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Ubaidilah meyakini, lewat sejumlah kiprah yang selama ini dilakukakan oleh Sandi yang juga founder OK OCE Indonesia ini dapat mengembalikan geliat industri pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang terpuruk akibat pandemi virus corona baru (Covid-19).

"Saya berharap dengan terpilihnya Bang Sandi memimpin Kemenparekraf akan mampu membangkitkan optimisme berdampak positif bagi dunia usaha. Khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Depok. Bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung akan membuka lapangan pekerjaan yang semakin langka selama pandemi Covid-19," kata Ubaidilah yang juga pemilik Soto Seger Boyolali Hj Amanah ini, Sabtu (26/12).


Jawara Depok sendiri selama pandemi aktif mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif di kota Depok. Seperti webinar-webinar tentang softskill maupun hardskill.

Antusiasme peserta begitu luar biasa karena setiap kegiatan yang dilakukan mampu menyedot peserta hingga ribuan orang.

Selain webinar, ada juga program sedekah endorse dengan menghadirkan artis yang mau membantu para UKM untuk meningkatkan penjualannya, juga bantuan permodalan bagi UKM yang terdampak pandemi.

"Selain itu di Kota Depok banyak sekali potensi-potensi wisata yang dapat dikembangkan. Misalnya adanya lebih dari 23 setu yang tersebar di Kota Depok. Harapan ke depan Jawara Depok bisa berkomunikasi lebih intens dengan Kemenparekraf untuk mampu menggerakan roda ekomoni dan membuka lapangan kerja di Kota Depok," harap Ubaidilah yang juga aktif sebagai Direktur Event OK OCE Indonesia ini.

Sementara itu, Sandi mengapresiasi dukungan yang diberikan kepadanya. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berjanji akan menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lewat kolaborasi dengan sejumlah kementerian dalam Kabinet Indonesia Maju.

Setelah dilantik dan resmi menjabat sebagai Menparekraf, Sandi segera mengundang tiga menteri untuk berkoordinasi.

Bertempat di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sandi bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dan Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi, Rabu kemarin (23/12).

Pertemuan tersebut, diungkap Sandi sebagai langkah percepatan untuk menggerakan ekonomi, khususnya dalam sektor pariwisata yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.

"Kita langsung gerak cepat, saya mengunjungi Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) juga mengundang Pak Mendag dan Bapak Menteri Investasi kita Kepala BKPM karena kita harus berkolaborasi segera kebijakan ini harus kita pastikan eksekusi yang tepat waktu, tepat sasaran, tepat manfaat," kata Sandi.

"Dan tentunya lebih dari 40 juta lapangan kerja yang perlu kita selamatkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," imbuh politikus Gerindra ini.

Menurutnya, peran ketiga kementerian dibutuhkan untuk mewujudkan hal tersebut. Sebab kebijakan ketiga kementerian itu sangat mempengaruhi kebangkitan ekonomi rakyat.

"Kita perlu sekali bantuan dari Pak Menteri Perdagangan dari segi kebijakan-kebijakan perdagangan yang mudah-mudahan bisa berpihak kepada kebangkitan ekonomi rakyat," kata Sandi.

"Dan ini yang paling banyak duitnya, Pak Kementerian BUMN. Karena, pasti dalam satu tahun ini kita banyak sekali keterbatasan-keterbatasan, tapi Pak Erick Thohir ini punya keleluasaan dalam menggunakan balance sheet yang dimiliki sektor BUMN ini," ungkap Sandi.

Sandi pun berharap hal itu menjadi sumbangsih pertama dalam dharma bakti mereka terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia dalam mengatasi Covid-19.

"Dan kesempatan kita untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya