Berita

Ada 3 pemain Timnas U-19 yang batal terbang ke Spanyol karena diketahui terpapar Covid-19/Net

Sepak Bola

Terpapar Covid-19, 3 Pemain Timnas U-19 Batal Terbang Ke Spanyol

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 04:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Skuat Timnas U-19 yang bertolak ke Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan (TC) dipastikan berkurang jumlahnya. Dari 27 pemain yang dibawa dari tanah air menuju Spanyol, 3 di antaranya tak bisa ikut karena diketahui terpapar Covid-19.

Sebelum berangkat ke Spanyol, seluruh pemain Timnas U-19 menjalani swab test pada Kamis (24/12). Dari hasil yang keluar keesokan harinya, Jumat (25/12), ternyata ada 3 pemain yang positf Covid-19.

Tiga pemain yang namanya dirahasiakan oleh PSSI ini langsung menjalani isolasi mandiri. Mereka berada dalam pengawasan tim medis PSSI hingga dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19.


"Mereka kan reaktif dan kami juga tidak berani untuk mengambil risiko dan kami tetap meminta dokter tim bahwa mereka harus sehat di sana (Spanyol)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Sabtu (26/12).

Tiga pemain Garuda Nusantara masih diharapkan bisa menyusul ke Sapnyol. Tentu saja setelah mereka telah dinyatakan negatif Covid-19.

"Itu juga harus kami pastikan bahwa baik dari sini mereka juga tidak membawa virus ke sana (Spanyol) dan di sana mereka dalam keadaan sehat juga," tambah Yunus Nusi.

Dalam TC di Spanyol kali ini, pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 pemain. Rinciannya, 27 pemain dari Jakarta dan 3 pemain dari luar negeri bertemu langsung di sana. Yaitu Witan Sulaeman, Elkan Baggott, serta Kelana Mahessa.

Timnas U-19 sendiri tetap menjalani TC di Spanyol meski FIFA telah menunda Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. TC yang akan berlangsung hingga akhir Januari 2021 tersebut menjadi persiapan menuju Piala Asia U-19, yang akan digelar pada 3-20 Maret 2021 di Uzbekistan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya