Berita

Walikota Bandung, Oded M Dania/RMOLJabar

Nusantara

Sejumlah Rumah Roboh Digerus Banjir Sungai Citepus, Ini Solusi Dari Walikota Bandung

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 12:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan lebat yang melanda Kota Bandung pada Kamis kemarin, berujung buruk bagi sejumlah rumah yang berada di bantaran sungai Citepus. Derasnya arus banjir membuat sejumlah rumah roboh.

Setidaknya ada 4 Kepala Keluarga yang huniannya runtuh akibat tergerus aliran sungai Citepus saat Kota Bandung dilanda hujan lebat.

Walikota Bandung, Oded M Danial mengatakan, telah memberikan bantuan terhadap warga yang huniannya roboh di bantaran sungai Citepus.


"Ada, bantuan, sudah kemarin," kata Oded di Kota Bandung, Jumat (25/12).

Oded bahkan menawarkan kepada mereka yang rumahnya rusak untuk pindah ke Rumah Susun. Namun, dari 4 Kepala Keluarga, baru 1 KK yang menyetujui tawaran tersebut.

"Kalau mengganti di situ kita enggak bisa, kita barusan tawarin, baru satu orang yang siap pindah ke rusun. Dari empat, satu KK yang siap," ungkap Oded, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Oded menegaskan, masyarakat tidak diperbolehkan mendirikan bangunan di bantaran sungai. Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk lebih patuh dan taat terhadap peraturan yang berlaku di Kota Bandung.

"Tidak boleh. Kalau kita mau ideal, mereka ditata, dipindah, Persoalannya itu, saya berharap justru masyarakat harus mengikuti arahan pemerintah, agar mereka tidak lagi menghadapi hal-hal seperti ini," tegasnya.

Meski begitu, Oded menambahkan, merelokasi hunian warga bukanlah hal yang sederhana. Menurutnya, diperlukan kesiapan yang matang dari pemerintah juga pemahaman dari masyarakat agar kegiatan relokasi tidak menimbulkan hal-hal negatif.

"Yang pertama kita sebagai pemerintah harus mempersiapkan tempat hunian mereka, ini yang harus kita upayakan. Kedua, tentu juga kesadaran masyarakat, dari empat ditawarkan, tiga enggak mau, jadi tidak sederhana persoalannya," tambahnya.

"Jadi antara insfrastruktur dari pemerintah juga disiapkan, kita upayakan, tapi di sisi lain kesadaran masyarakat juga saya imbau masyarakat harus mengerti," tandasnya.

Banjir di Kota Bandung sempat membuat sebuah video menjadi viral karena menunjukkan runtuhnya sebuah bangunan akibat derasnya aliran sungai. Derasnya air sungai diduga akibat hujan lebat yang mengguyur kota Bandung beberapa waktu lalu.

Bangunan yang roboh tersebut diketahui berada di bantaran sungai Citepus. Tepatnya di Jalan Cibadak, Gang Citepus RT 09 RW 03 Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya