Berita

Pesawat Kawasaki C-2/Net

Dunia

Sukses Uji Terbang Perdana, Kawasaki Siap Produksi 40 Unit Pesawat C-2

KAMIS, 24 DESEMBER 2020 | 15:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kawasaki Jepang telah menyelesaikan perakitan pesawat angkut C-2 dan berhasil melakukan uji coba penerbangan pertamanya.

Uji coba tersebut dilakukan di Pusat Uji Penerbangan Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) yang berbasis di Pangkalan Udara Gifu pada Selasa (22/12).

Dikutip dari Defence Blog, pesawat yang diuji coba adalah rakitan baru dengan nomor seri 213 atau pesawat ke-13 untuk jenis tersebut di armada Angkatan Laut Jepang.


Pesawat seri pertama telah dikirm ke JASDF pada Juni 2016. Itu dilakukan sebulan setelah penerbangan pertama dari prototipe ketiganya berhasil dilakukan.

Sejak saat itu, Kawasaki merakit enam pesawat baru seri yang sama. Sementara untuk saat ini, Kawasaki akan mengirim 40 unit C-2 ke JASDF.

Kawasaki Heavy Industries menyebut, C-2 digunakan dalam situasi taktis untuk memainkan berbagai peran seperti kerjasama internasional dan operasi bantuan darurat.

Pesawat dapat mengangkut pasukan, menurunkan persediaan dan melakukan evakuasi medis pada siang dan malam hari, bahkan di lingkungan yang tidak bersahabat.

C-2 sendiri memiliki kecepatan tinggi dengan ukuran sedang. Pesawat tersebut ditujukan untuk mengganti transportasi Kawasaki C-1 yang sudah usang karena beroperasi sejak 1970-an.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya