Berita

Dengan dibantu oleh Amerika Serikat, Israel menjalin normalisasi hubungan dengan empat negara berpenduduk muslim sejak satu tahun terakhir/Net

Dunia

Israel Siap Normalisasi Hubungan Dengan Negara Muslim Ke-5 Sebelum Trump Lengser

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 23:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel bergerak cepat untuk meresmikan normalisasi hubungan dengan negara muslim kelima sebelum Donald Trump lengser dari kursi presiden Amerika Serikat.

Masa pemerintahan Trump sendiri diketahui akan usai dalam beberapa minggu ke depan. Sedangkan dia merupakan sosok penting di balik upaya Israel untuk melakukan normalisasi hubungan dengan sejumlah negara yang memiliki mayoritas penduduk muslim.

Selama sekitar satu tahun terakhir, ada empat negara mayoritas penduduk muslim yang sudah secara resmi melakukan normalisasi hubungan dengan Israel, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko.


Kini, di sisa waktu kepemimpinan Trump, Israel memaksimalkan upaya untuk melakukan normalisasi hubungan dengan satu lagi negara dengan penduduk mayoritas muslim.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kerja Sama Regional Israel Ofir Akunis mengatakan kepada Ynet TV pada Rabu (23/12).

Ditanya soal apakah negara kelima dapat "mendaftar" dalam normalisasi hubungan dengan Israel sebelum Trump mundur pada 20 Januari, Akunis mengatakan bahwa ada kemungkinan ke arah tersebut.

"Kami sedang bekerja ke arah itu," ujarnya.

"Akan ada pengumuman Amerika tentang negara lain yang go public dengan normalisasi hubungan dengan Israel dan, pada dasarnya, dengan infrastruktur untuk kesepakatan, kesepakatan damai," sambungnya, seperti dikabarkan ulang Channel News Asia.

Dia menolak menyebutkan nama negaranya kelima yang dia maksud. Namun dua negara yang belakangan santer terdengar sebagai "kandidat potensial" untuk. menjalin normalisasi hubungan dengan Israel adalah Oman dan Indonesia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya