Berita

Direktur Indo Barometer, Muhammad Qodari/Repro

Politik

Berpeluang Besar Jadi Mensos, Risma Masih Punya 2 Kelemahan

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 15:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nama Tri Rismaharini makin santer terdengar bakal jadi pengisi kursi salah satu kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju yang akan segera dirombak Presiden Joko Widodo.

Terutama untuk mengisi pos Menteri Sosial yang kosong sejak Juliari Peter Batubara tersangkut kasus korupsi pengadaan bantuan sosial penanganan Covid-19.

Melihat sepak terjangnya, Walikota Surabaya itu dinilai cocok dengan pos Mensos.


Namun demikian, dalam pandangan Direktur Indo Barometer, Muhammad Qodari, nilai Risma tak jadi sempurna karena masih punya 2 kekurangan atau kelemahan.

"Kelemahan Bu Risma, satu, Bu Risma itu emosional. Kalau marah lebih galak daripada Ahok," ucap Qodari dalam acara virtual Ngobrol Bareng Bang Ruslan bertajuk 'Reshuffle Berskala Besar', Selasa (21/12).

Kedua, lanjut Qodari, Risma harus punya perspektif yang makro ketika didapuk sebagai menteri.

"Terus terang ini masih tanda tanya. Mampukah Bu Risma dari skala yang mikro menjadi makro. Dari seorang walikota menjadi menteri," tambahnya.

Qodari pun mengibaratkan Risma bakal melompat jauh dari sebelumnya berada di 'lantai 10', nanti akan berada di 'lantai 100'.

"Nah mampukah Bu Risma yang selama ini melihat dari lantai 10 nanti harus dari lantai 100? Mudah-mudahan bisa," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya