Berita

Bom bunuh diri di Afghanistan/Net

Dunia

Selama Negosiasi Dengan Afghanistan, Taliban Lancarkan Puluhan Serangan Bunuh Diri

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negosiasi perdamaian antara Taliban dan pemerintah Afghanistan di Doha, Qatar belum menghentikan aksi teror yang memakan korban jiwa.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Tariq Arian pada Sabtu (19/12) mengungkap, serangan bunuh diri dan ledakan bom Taliban terus berlanjut selama tiga bulan terakhir.

"Selama tiga bulan terakhir, Taliban telah menewaskan 487 warga sipil kami dan melukai 1.049 lainnya melalui 35 serangan bunuh diri serta 507 ledakan bom," ujar Arian, seperti dimuat Sputnik.


"Pembunuhan warga sipil adalah kejahatan perang dan tidak pernah bisa dibenarkan," tambah Arian.

Sedikitnya 15 warga sipil tewas dan 20 lainnya luka-luka menyusul ledakan bom di provinsi Ghazni, Afghanistan timur pada Jumat (18/12). Kurang dari dua bulan sebelumnya, setidaknya 24 orang tewas dalam pemboman bunuh diri di luar pusat pendidikan di ibu kota Kabul.

Kekerasan yang terus berlanjut di Afghanistan terjadi saat pemerintah dan Taliban mengadakan negosiasi perdamaian di Doha yang dimulai sejak September.

Pembicaraan damai itu merupakan hasil negosiasi yang dilakukan oleh Taliban dan Amerika Serikat (AS) pada Februari. Washington berjanji akan keluar dari Afghanistan dengan imbalan Tailban melakukan kontrakekeraasan dan bernegosiasi dengan pemerintah Kabul.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya