Berita

Mantan Presiden Republik Afrika Tengah Francois Boziza/Net

Dunia

Jelang Pilpres Afrika Tengah, Mantan Presiden Francois Boziza Diduga Rencanakan Kudeta

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 08:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Republik Afrika Tengah menuding mantan presiden Francois Boziza tengah merencanakan aksi kudeta menjelang pemilihan umum pada 27 Desember.

Melalui sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu (19/12), pemerintah mengatakan Bozize berkomplot untuk menyerang dua kota di dekat ibu kota Bangui setelah pengadilan tertinggi menolak pencalonannya.

Pemerintah menyebut, Bozize sudah mengumpulkan massa di pinggiran Kota Bossembele dan berencana untuk melakukan aksi ke Bangui.


"Ini jelas merupakan percobaan kudeta," tegas jurubicara pemerintah Ange Maxime Kazagui dalam siaran di televisi nasional, seperti dilaporkan Reuters.  

Bozize merupakan presiden yang digulingkan pada 2013 oleh pemberontak. Ia berupaya kembali ke kekuasaan namun ditolak oleh pengadilan.

Misi penjaga perdamaian dari PBB (MINUSCA) menuturkan pihaknya telah mengerahkan pasukan ke ibukota daerah lain dalam keadaan siaga tinggi untuk mengamankan pemilihan legislatif dan presiden.

Di sisi lain, Presiden Faustin-Archange Touadera, yang telah berjuang untuk menjaga stabilitas, sedang mengupayakan pemilihan kembali.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya