Berita

Kapal perang AS/Net

Dunia

Genit Pada Taiwan, Kapal Perang AS Dibuntuti China Di Selat Sensitif

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 07:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer China mengaku telah membuntuti kapal perang Amerika Serikat (AS) yang berlayar melewati Selat Taiwan yang sensitif pada Sabtu (19/12).

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Komando Teater Timur, militer China mengatakan angkatan udara dan lautnya sudah membuntuti dan memantau seluruh kapal.

"Misi semacam itu dengan sengaja menaikkan suhu masalah Taiwan, karena mereka takut akan ketenangan di Selat Taiwan, dan mengirimkan pandangan genit kepada pasukan kemerdekaan Taiwan, yang secara serius membahayakan perdamaian dan stabilitas di selat," demikian bunyi pernyataan tersebut.


Sementara itu, dimuat Reuters, Angkatan Laut AS mengatakan, kapal perusak berpeluru kendalinya, USS Mustin sudah melakukan transit rutin di Selat Taiwan sesuai dengan hukum internasional. Itu adalah pelayaran ke-12 melalui selat yang dilakukan oleh Angkatan Laut AS.

"Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," tambah militer Amerika.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, kapal AS telah bergerak ke arah selatan dan Taipei selalu memantau pergerakannya, sembari menyebut situasi seperti biasanya.

China, yang mengklaim Taiwan yang dikelola secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, telah marah dengan peningkatan dukungan AS untuk Taiwan, termasuk penjualan senjata dan kapal perang, yang semakin memperburuk hubungan Beijing-Washington.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya