Berita

Aparat terlibat bentrokan dalam aksi 1812/Net

Dunia

Media Asing Soroti Bentrok Peserta Aksi 1812 Dan Polisi

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bentrokan yang terjadi antara pendukung ulama terkemuka Indonesia Rizieq Shihab  dengan polisi selama demonstrasi di Jakarta pada Jumat, mendapat sorotan dari media asing.

Al-Jazeera
menulis, beberapa ratus pengunjuk rasa yang mengenakan pakaian putih, berkumpul di ibu kota negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia. Bentrokan terjadi setelah polisi mengatakan kepada kelompok itu bahwa pertemuan besar dilarang di tengah pandemi.

Polisi dengan pengeras suara berusaha mengingatkan pendemo agar kembali pulang ke rumah karena situasi pandemi yang mengkhawatirkan, dan agar aspirasi disampaikan kepada pihak berwenang di kantor, bukan di jalanan seperti itu.


Para pendukung Rizieq Shihab terlibat mundur, tetapi beberapa ada yang berupaya melawan petugas selama aksi yang disebut '1812'. Mereka menuntut tokoh panutan mereka dibebaskan dari tahanan polisi.

"Demi keselamatan jiwa kita ... polisi dan militer akan membubarkan (pengunjuk rasa) dan bertindak tegas," kata seorang petugas polisi kepada pengunjuk rasa, dengan meledakkan pesan melalui sound system, seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/12), dengan judul: Pendukung Ulama Garis Keras Indonesia Bentrok Dengan Polisi Di Jakarta

Aparat telah menyelidiki tokoh kontroversial itu atas pelanggaran protokol kesehatan selama pandemi setelah pertemuan besar yang menandai kepulangannya ke Indonesia pada November setelah melarikan diri ke Arab Saudi pada 2017, tulis Reuters.

Sementara News18 menulis, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ditahan akhir pekan lalu karena diduga melanggar protokol virus corona setelah baru-baru ini kembali ke Indonesia setelah tiga tahun berada di kota Makkah. Kepulangannya disambut ribuan orang simpatisan.

Seruan untuk pembebasannya dari para pendukungnya juga muncul setelah enam pengawal cendekiawan itu ditembak mati menyusul bentrokan dengan polisi di jalan raya awal bulan ini.

Polisi mengerahkan ribuan petugas di jalan-jalan utama Jakarta untuk menjaga keamanannya. Beberapa terlihat berbalik arah saat dihadang petugas. Beberapa diamankan saat kedapatan membawa senjata.

Mobil-mobil yang lewat pun diperiksa. Sebuah mobil kedapatan membawa batu yang dibungkus dengan kantung kresek.

Indonesia sedang bergulat dengan wabah virus corona terburuk di Asia Tenggara, dengan rata-rata lebih dari 6.000 kasus baru per hari minggu ini.

FPI, yang pernah terkenal sering merampok bar dan rumah bordil, menjadi lebih berpengaruh secara politik dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah membantu mengatur unjuk rasa massal melawan mantan gubernur Jakarta yang beragama Kristen pada tahun 2016 yang merupakan yang terbesar dalam beberapa dekade, tulis Al-Jazeera.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya