Berita

AHY hadiri webinar yang diselenggarakan DPP Partai Demokrat pada Jumat 18 Desember 2020/Repro

Politik

AHY: Kemenangan Joe Biden Buka Peluang Bagi Indonesia Sebagai Pemain Kunci

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS diharapkan akan membawa perubahan yang lebih baik dalam perpolitikan AS dengan negara-negara lain. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun menyambut baik terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru.

AHY menilai Biden akan membawa harapan dan perubahan baru yang akan berdampak terhadap arah geo-ekonomi, geo-politik dan stabilitas keamanan internasional. Hal itu ia sampaikan saat membuka acara Webinar Nasional yang diselenggarakan DPP Partai Demokrat pada Jumat (18/12) malam.  

"Kami berharap perubahan kepemimpinan AS ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk tingkatkan hubungan bilateral, kemitraan, dan kerja sama strategis dengan AS," ujar AHY, yang juga ia tuliskan dalam akun media sosialnya.


Kerja sama strategis itu termasuk di antaranya adalah upaya penanganan Covid-19 dan krisis ekonomi global. "Juga soal isu HAM, demokrasi, hubungan Islam dan Barat, serta perubahan iklim dan pertahanan," katanya.

Menurutnya, apa yang terjadi di AS hampir pasti akan mempengaruhi dunia, termasuk Indonesia.

"Kepemimpinan Presiden Joe Biden kita harapkan dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali meningkatkan perannya, sebagai salah satu key player dalam dinamika politik global di masa mendatang," ujar AHY.

Webinar yang menyoroti pengaruh kemenangan Joe Biden bagi Indonesia itu dihadiri oleh Dino Patti Djalal, Connie R. Bakrie dan Anggota FPD DPR RI Didi Irawadi Syamsudin.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya