Berita

Uskup Agung Siprus, Chrysostomos kunjungi pasukan penjaga Zona Penyangga PBB jelang Natal/Net

Dunia

Kunjungan Jelang Natal, Uskup Agung Chrysostomos Beri Hadiah Untuk Para Tentara Di Sepanjang Zona Penyangga

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Jelang Natal banyak orang berharap bisa melalui perayaan hari besar itu bersama keluarga besar. Namun, tentara yang berada di garis hijau mungkin tidak bisa menikmai momen itu.

Uskup Agung Siprus, Chrysostomos, pun berupaya menghibur para tentara penjaga nasional di sepanjang pos-pos garis hijau dan membagikan hadiah Natal.
Ini adalah bagian dari turnya pada Kamis (17/12) untuk mengunjungi tentara selama liburan, seperti dikutip dari GCT, Jumat (18/12).

Uskup agung memberikan power bank 12.000 MAh untuk setiap tentara, juga televisi dan pemanas untuk pos tersebut.

Uskup agung memberikan power bank 12.000 MAh untuk setiap tentara, juga televisi dan pemanas untuk pos tersebut.

Paduan suara tentara terdengar mengiringi kedatangan Uskup dengan himne dan lagu-lagu pujian. Yang paling menyentuh adalah penampilan lagu-lagu patriotik, yang mengingatkan semua orang yang hadir pada saat-saat sedih invasi Turki.

Uskup mengucapkan selamat Natal kepada kaum muda wajib militer Siprus dan menekankan bahwa kunjungan singkat mereka di Garda Nasional tidak membuang-buang waktu yang berguna, tetapi sebaliknya, dinas militer menawarkan pendidikan dan pelatihan yang layak kepada kaum muda untuk menghadapi kesulitan masyarakat.

“Saya bertugas sebagai tentara di pasukan yang lebih sulit, yaitu monastisisme. Dan saat-saat ketika saya masih menjadi biksu percobaan, sangat sulit. Kamudian saat menjadi kepala Biara, bahkan lebih sulit. Tapi sekarang saya berterima kasih dan memberkati mereka. Karena mereka mengajari saya bagaimana menghadapi kesulitan hidup," kata Uskup dalam sambutannya di depan para tentara.

Ketua pengawal nasional Demokritos Zervakis dan kepala pencerahan agama di Pengawal Nasional Konstantinos Christodoulou terlihat menemani kunjunan Uskup.

"Garis Hijau" memisahkan Siprus menjadi dua wilayah, Republik Siprus dan Siprus Utara yang diduduki secara ilegal. Garis Hijau ini juga disebut Zona penyangga.

Garis Hijau atau Zona Penyangga Perserikatan Bangsa-Bangsa di Siprus adalah zona demiliterisasi yang dijaga oleh Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Siprus.

Zona ini didirikan pada tahun 1964 dan diperpanjang pada tahun 1974 setelah invasi Turki ke Siprus dan disepakatinya gencatan senjata 16 Agustus 1974.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya