Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani/Net

Politik

Gerindra: Vaksin Gratis, Harapan Baru Menyongsong Tahun 2021

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 02:19 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Partai Gerindra menyambut baik rencana Pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19 kepada seluruh rakyat seperti disampaikan Presiden Joko Widodo.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, vaksin gratis kepada seluruh rakyat adalah kabar yang menggembirakan.

"Ini kabar gembira, menjadi angin segar dan harapan baru menyongsong tahun baru 2021. Kita harus berterima kasih atas kebijakan ini," kata Ahmad Muzani di Jakarta, Jumat (18/12).


Meski demikian, kata Muzani, pemerintah tetap harus memastikan aspek keamanan vaksin dan akurasi saat pemberian vaksin.

"Karena ini terkait dengan manusia dan nilai keuangan negara yang besar. Jadi harus aman, akurat dan tepat sasaran pelaksanaan program ini," katanya.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini, 10 bulan menjadi masa tersulit bagi bangsa ini. Dengan adanya vaksin menjadi energi dan semangat baru untuk menggerakan sektor ekonomi.

"Kalau ekonomi bergerak, maka perkantoran akan bergerak. Sekolah, kampus, pondok pesantren yang selama pandemi murid tak bisa ketemu guru, mahasiswa tak bisa belajar dengan dosen, santri tak bisa bertatap muka dengan kyai, semua ini mudah-mudahan segera dapat diakhiri," jelasnya.

Kata dia, pemberian vaksin gratis oleh pemerintah sesuai dengan perjuangan Partai Gerindra selama ini. Karena dalam situasi ekonomi sulit ini memang sewajarnya negara mengambil porsi terbesar untuk membiayai vaksin bagi masyarakat.

Wakil Ketua MPR RI ini berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus berdisplin dengan protokol kesehatan, gunakan masker, rajin cuci tangan dan menjauhi kerumunan, sampai benar-benar wabah Covid-19 ini dinyatakan berakhir.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya