Berita

Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Tak Ada Gunanya Keras Pada China Jika AS Tak Perbaiki Hubungan Dengan Sekutu

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pekerjaan rumah pertama yang harus diselesaikan oleh Joe Biden setelah dilantik sebagai presiden Amerika Serikat (AS) nanti adalah mengembalikan kepercayaan sekutu-sekutu lama.

Itu perlu dilakukan oleh Biden untuk mengembalikan pengaruh AS secara global yang mulai tersaingi oleh China.  Di mana beberapa sekutu AS mulai bergerak ke arah negara yang dipimpin oleh Xi Jinping itu.

Lantaran sejak dipimpin oleh Presiden Donald Trump selama kurang lebih empat tahun terakhir, hubungan AS dengan teman-teman tradisionalnya yang didominasi oleh negara-negara Barat, mulai renggang, bahkan beberapa rusak.


"Hal pertama yang dilakukan Joe Biden mestinya adalah mengembalikan trust dari teman-teman tradisional mereka yang selama ini kecewa dengan Trump," ujar Teguh dalam diskusi virtual bertajuk "Prahara Cinta Segitiga Indonesia-China-Amerika" yang digelar Kantor Berita RMOL Sumut pada Jumat (18/12).

"Karena tidak ada gunanya Joe Biden berusaha menghempas RRC (Republik Rakyat China) tanpa memperbaiki relasinya dengan negara-negara tadi," lanjut dosen hubungan internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu.

Jika Biden berhasil memperbaiki hubungan AS, maka menurut Teguh mereka akan kembali dekapan Washington.

"Jadi dalam politik ini memang kadang-kadang bukan lawan kita saja yang kuat, tapi (kita) yang keliru memilih strategi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya